Posts filed under 'Weekly News'
Kunjungan delegasi Korsel Ke AS
2008-06-09 17:21:09 Updated.
Baik partai pemerintah, Partai Nasional Raya, GNP, maupun pemerintah Korea Selatan, mengirim delegasi tingkat tinggi ke Amerika Serikat untuk menuntaskan masalah impor daging sapi Amerika Serikat oleh Korea Selatan. Menurut GNP, hari Senin, pihaknya telah mengirim delegasinya ke Washington, untuk menjelaskan penyesalan dan keragu-raguan masyarakat Korea Selatan terhadap proses impor daging sapi Amerika Serikat dan meminta pemblokiran ekspor daging sapi yang berumur 30 bulan lebih ke Korea Selatan Sementara itu, Istana Chung Wa Dae, juga mengirim delegasi ke Amerika Serikat untuk mewujudkan hasil pembicaraan telepon antara Presiden Lee Myung Bak dengan Presiden George W Bush baru-baru ini tentang proses pemblokiran ekspor daging sapi Ameirka Serikat yang berumur 30 bulan lebih ke Korea Selatan
Add comment Juni 10, 2008
Reaksi Keras Partai Oposisi
2008-06-02 17:51:37 Updated.
Partai-partai oposisi Korea Selatan menentang keras, rencana pengumuman reformasi kebijakan pemerintah Korea, karena hal itu tidak dapat mengendalikan suasana masyarakat Korea akhir-akhir ini, khususnya rasa tidak puas terhadap impor kembali daging sapi Amerika Serikat. (lagi…)
Add comment Juni 3, 2008
Bush desak pengesahan rancangan FTA
2008-05-24 12:13:17 Updated.
Presiden Amerika Serikat, George W Bush mendesak DPR untuk mengesahkan rancangan perjanjian FTA antara Amerika dan Korea Selatan secepat mungkin.
Presiden Bush menyatakan, meskipun berbagai kondisi politik masih menjadi gangguan, namun masih tetap ada kemungkinan yang cukup besar untuk mengesahkan perjanjian FTA dengan Korea Selatan. Lebih lanjut dikatakan, pemerintah Washington tetap memprioritaskan pengesahan FTA berdasarkan susunan yakni, Kolombia, menyusul Korea Selatan dan Panama.
Add comment Mei 26, 2008
Korsel Protes Jepang Soal Sengketa Pulau
Senin, 19 Mei 2008 23:43
Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Senin (19/5), memanggil duta besar Jepang untuk memprotes apa yang mereka pandang sebagai kampanye Jepang yang paling baru mengklaim kepulauan-kepulauan yang disengketakan, kata para pejabat.
Yu Myung-Hwan, dalam kesempatan itu menyampaikan `suatu protes keras` melalui duta besar, kata seorang juru bicara kementerian luar negeri kepada AFP. (lagi…)
Add comment Mei 20, 2008
Korsel (kebudayaan intelektual global)
2008-05-12 15:10:26 Updated
Presiden Lee Myung Bak mengimbau, perlunya usaha bersama untuk mewujudkan Korea Selatan, sebagai suatu negara yang kuat bidang kebudayaan intelektual global dalam rangka membangunan negara yang maju. (lagi…)
Add comment Mei 13, 2008
Rapat tanya-jawab DPR Korea Selatan
2008-05-12 15:08:16 Updated.
Rapat tanya-jawab DPR Korea Selatan, akan berlangsung pada tanggal 13 dan 14 Mei, guna membahas kemungkinan pengesahan rancangan perjanjian perdagangan bebas, FTA antara Korea Selatan dan Amerika Serikat, dalam masa bakti DPR Korea ke-17. (lagi…)
Add comment Mei 13, 2008
Paspor elektronik Korea Selatan
2008-03-31 17:17:45 Updated.
Mulai tanggal 31 Maret, pemerintah Korea Selatan mulai menerbitkan paspor elektronik yang mencantumkan informasi pribadi. Menurut Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Korea, Presiden Lee Myung Bak akan menggunakan paspor elektronik Korea nomor satu, sewaktu berkunjung ke Amerika Serikat pada pertengahan bulan April mendatang
Add comment April 1, 2008
Kmungkinan Korsel FTA dgn RRC dan Jepang
2008-03-24 17:25:24 Updated
Presiden Lee Myung Bak mengatakan ada kemungkinan pemerintah Korea Selatan untuk mencapai perjanjian perdagangan bebas, FTA dengan RRC dan Jepang secara terbatas. Menurut harian Jepang, Nihongeijai sinbun, hari Senin, dalam wawancara baru-baru ini, kepala negara Korea Selatan menekankan, arti hubungan kerjasama 3 negara di wilayah Asia Timur Laut, Korea Selatan, RRC dan Jepang yang dapat menguasai jangkauan pasar internasional, berlandaskan FTA dan daya saing masing-masing. Dikabarkan, Presiden Lee Myung Bak mengisyaratkan kemungkinan kunjungan kaisar Jepang ke Korea Selatan, karena nampaknya telah matang waktunya untuk mewujudkan kunjungan itu. Menyinggung hubungan antar Korea, kepala negara Korea Selatan mengutamakan masalah kemanusiaan, termasuk kasus penculikan orang sipil termasuk warga Negara Jepang oleh Korea Utara pada masa silam.
Add comment Maret 24, 2008
Korsel dalam BMD
| Markas Besar Angkatan Bersejata Korea Selatan, JAC membantah berita Defense News AS bahwa Seoul mempertimbangkan keikutsertaannya dalam program sistem pertahanan rudal ballistik AS, BMD. Menurut majalah Defense News, dalam wawancara dengan Letnan Jenderal Lee Sung-chul, seorang pejabat angkatan bersenjata Korea Selatan, dikatakan bahwa Korea Selatan harus memutuskan dengan hati-hati tentang keikutsertaannya dalam sistem pertahanan anti rudal setelah mempertimbangkan pendapat rakyat, kondisi keuangan dan hubungan antarKorea. Majalah industri pertahanan AS mengabarkan bahwa Korea Selatan sedang mempertimbangkan beberapa cara untuk berpartisipasi dalam sistem pertahanan rudal balistik yang dipimpin AS. Ditambahkan, bentuk partispasi tersebut termasuk Seoul akan menyediakan tempat peluncuran rudal, pembagian biaya penempatan sistem pertahanan rudal dalam di Korea Selatan, dan pembelian rudal canggih yang bisa dioperasikan dengan sistem BMD. |
Add comment Maret 18, 2008
Yi So-yeon, astronot pertama Korsel
BBC INDONESIA.com
10 Maret, 2008 – Published 15:27 GMT
Wanita bernama Yi So-yeon yang berusia 29 tahun akan dikirim ke stasiun luar angkasa bulan depan dalam misi pesawat luar angkasa Rusia, Soyuz. Para pejabat Korea Selatan mengecilkan pelanggaran ini, yang antara lain berupa memindahkan buku oanduan keluar lokasi pelatihan. Ko San juga pernah mengirim buku panduan pelatihan ke Korea Selatan, sesuatu yang ia katakan tidak disengaja.
Pada kesempatan lain dia menerima satu buku dari rekan sejawatnya dari Rusia yang seharusnya tidak boleh dia baca, kata Lee Sang-mok dari kementerian pendidikan, sains dan teknologi Korea Selatan.
Nasib Ko San
”Pihak Rusia menekankan pentingnya menaati peraturan karena kesalahan, betapapun kecilnya bisa berakibat fatal di ruang angkasa,” kata Lee. Ko San mengalahkan 36 ribu calon yang berharap menjadi orang Korea Selatan pertama di ruang angkasa. Dengan dana 20 juta dolar, pria berusia 31 tahun itu dikirim ke Badan Ruang Angkasa Federal Rusia untuk mengikuti latihan bagi misi roket Soyuz ke Stasiun Ruang Angkasa Internasional awal April ini.
Namun setelah insiden yang disebut sebagai pelanggaran protokol, maka orang Korea Selatan pertama di ruang angkasa adalah perempuan. Ko akan diganti dengan cadangannya, Yi So Yeon. Pemerintah Korea Selatan menegaskan Ko akan tetap masuk dalam program pelatihan ruang Angkasa Rusia, walau kini dia menjadi astronot cadangan. Korea Selatan memiliki program ruang angkasa yang ambisius dengan mengembangkan peluncuran roket sendiri untuk mengirim satelit ke orbit rendah akhir tahun ini.
Add comment Maret 11, 2008
| Previous Posts |